"Mereka tidak mau diketahui kegiatan mereka. Tidak mau diberhentikan dalam peredaran narkotika karena di satu sisi itu menguntungkan bagi mereka walau di sel dan hasilnya besar," kata Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2017).
Rikwanto mengatakan, bagaimana para napi mengendalikan bisnis narkotika dari dalam penjara sedang diselidiki. Dugaan sementara, napi leluasa menggunakan ponsel di dalam sel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang mendalami (cara komunikasi napi pengendali ke luar penjara, red). Patut diduga ada keterlibatan pihak dalam dan para tahanan juga memegang HP untuk komunikasi," terang dia. (aud/idh)











































