"Kami punya izin edar tapi memang sudah habis, masih dalam proses perpanjangan izin," kata pemilik pabrik, Hendra, di Jl Bouraq, Neglasari, Tangerang, Jumat (3/3/2017).
Hendra menyebut pabriknya ini bernama PD Sari Wangi. Pabrik itu memproduksi ribuan botol saus dan kecap per harinya. Terkait produksi yang dianggap BPOM tidak memenuhi standar, Hendra mengaku tak tahu. Dia langsung bergegas menuju ruangan yang ada di area pabrik.
"Tidak tahu, yang pasti dalam sehari pabrik kami bisa produksi 800 lusin," ujarnya.
Pabrik milik hendra menjadi sasaran sidak BPOM Jumat pagi. BPOM menyebut saus dan kecap yang diproduksi pabrik itu mengandung bahan pewarna dan pengawet yang berlebihan.
Pabrik ini diketahui sudah beroperasi sejak 1980 lalu. Mereka memasarkan produknya ke 8 provinsi di Jawa, Kalimantan dan Sumatera. (rvk/idh)











































