"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian beliau. Ini wujud kepedulian dan cinta Sragen," kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada detikcom, Rabu (2/3/2017).
Yuni, panggilan Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan aksi Mbah Sadiyo akan disambut dengan gerakan menutup lubang pada jalan secara serentak, Kamis (3/3) besok. Semua terlibat, mulai dari PNS, TNI, dan warga. Dana bersumber dari urunan (sumbangan) PNS, CSR, dan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Pemkab Sragen |
Aksi solo Mbah Sadiyo menarik perhatian orang. Kakek 7 cucu yang berprofesi sebagai pemulung ini menyisihkan penghasilan yang tak seberapa untuk menambal jalan berlubang. Hal ini dilakukan dalam 5 tahun terakhir.
Mbah Sadiyo tinggal bersama istrinya, Tumirah, di Dukuh Grasak RT 42 RW 11, Desa dan Kecamatan Gondang, Sragen. Tiga anaknya hidup di Bekasi. Di rumah, Mbah Sadiyo dan istri menghidupi cucunya yang yatim piatu. (try/erd)











































Foto: Pemkab Sragen