Melawan Gus Dur, Alwi Shihab Siap Hadapi Semua Risiko
Senin, 18 Apr 2005 01:01 WIB
Semarang - Alwi Shihab benar-benar all out melawan Gus Dur. Merasa didukung para kiai sepuh NU, dia terus memprotes penonaktifannya dari jabatan Ketua umum PKB dan siap menghadapi proses pengadilan jika dilaporkan balik oleh kubu Gus Dur."Somasi diajukan atas dasar pertimbagan untuk meluruskan kesalahan yang terjadi karena penon-aktifan saya menyalahi aturan partai, serta adanya didorong dan diperintah para kiai," kata Alwi kepada wartawan di Hotel Ciputra Semarang, Minggu (17/2/2005) malam.Alwia juga menyatakan kesiapannya untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah dilakukan selama tiga tahun memimpin PKB. Termasuk ketika menanggapi adanya isu penyelewengan dana partai Rp 13 miliar, Alwi dengan enteng mengatakan silakan bawa ke pengadilan untuk membuktikannya."Tanya saja ke bendahara umumnya. Semua ada catatan-catatannya kok. Tapi saya siap saja kalau memang saya akan digugat. Saya persilakan itu. Yang pasti somasi itu tidak akan mundur hanya karena isu-isu seperti itu," kata Alwi.Selama tiga tahun memimpin PKB Alwi merasa bersih dari segala kecurangan, penyelewengan dan manipulasi. Bahkan semua perjalanan dinas kepartaian dalam rentang waktu itu, dia mengaku tidak menggunakan uang partai satu sen pun. "Semua pakai uang pribadi saya dan itu menghabiskan ratusan juta rupiah," tegasnya Alwi seraya mengingatkan wartawan bahwa Gus Dur selalu mengatakan bahwa dirinya itu orang jujur, bersih dan sebagainya. "Mana pernah dia mengatakan saya jelek. Padahal Anda tahu sendiri bahasanya Gus Dur kalau menyebut orang ada maling, pencuri, kotor dan lainnya. Tapi tidak pernah dia menyebut saya demikian," demikian Alwi Shihab.
(gtp/)











































