Protes Pengangkatan Gus Dur, 10 DPW PKB 'Boikot' Muktamar
Minggu, 17 Apr 2005 22:30 WIB
Jakarta - Pengangkatan Gus Dur secara aklamasi sebagai Ketua umum Dewan Syuro PKB oleh pimpinan sidang Lalu Misbach dalam Muktamar II PKB berbuntut protes dari 10 DPW PKB. Mereka menyatakan menarik diri dari muktamar."Kita tarik diri dari muktamar itu dan akan membawa perkara ini pada PKB yang benar yang dipimpin Alwi Shihab sebagai Ketua umum dan Saifullah Yusuf sebagai Sekjen," kata Ketua DPW PKB Jawa Timur Chairul Anam.Pernyataan ini disampaikan Chairul Anam dalam jumpa pers bersama di Hotel Ciputra, kawasan Bundaran Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/4/2005) sekitar 20.30 WIB. Menurut Anam, sikap ini juga didukung DPW Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Kepulauan Riau, Nangggroe Aceh Darussalam, Papua, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Ke-10 DPW ini memiliki 256 DPC PKB.Jumpa pers juga dihadiri Ketua umum DPP PKB (nonaktif) Alwi Shihab dan KH Idris Marzuki dari Pondok Pesantren Lirboyo yang mewakili anggota Dewan Syuro PKB. Keduanya termasuk pengurus PKB yang tidak diundang dalam muktamar.Ditegaskan Anam, pengangkatan Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro PKB dalam sidang pleno yang beragendakan pemandangan umum DPW-DPW PKB adalah prematur. "Ini proses pemilihan yang prematur, belum waktunya, belum ada tatib, dan bukan pada tempatnya," ujar Anam.Menurut Anam sekarang sudah ada gerakan di bawah yang akan membuat statemen dan tanda tangan yang akan membawa kembali pada PKB yang benar di bawah pimpinan Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf.Selain kecewa terhadap proses pengangkatan Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro PKB, Anam cs juga kecewa tuntutannya agar Muktamar II PKB memulihkan posisi Alwi dan Saifullah sebagai Ketua umum dan Sekjen PKB untuk memberikan laporan pertanggungjawaban tidak ditanggapi.Namun ketika ditanya apakah kelompoknya akan memboikot sidang-sidang selanjutnya dalam Muktamar II PKB, Anam membantah. "Tidak, tidak," katanya sambil menegaskan lagi bahwa yang dilakukannya adalah menarik diri.Anam juga menyatakan sebenarnya muktamar praktis sudah selesai. "Ini kan sudah selesai. Komisi hanya akan berusaha mendrop Tata Tertib yang disepakati kemarin. Apalagi sudah diputuskan Gus Dur sebagai Dewan Syuro."Untuk diketahui untuk menjadi calon Ketua umum Dewan Tanfidz PKB harus mendapat restu dari Ketua umum Dewan Syuro terpilih, dalam hal ini Gus Dur. Padahal Gus Dur tidak mau merestui Saifullah kalau tidak mau mundur sebagai menteri dan Ketua umum GP Ansor.
(gtp/)











































