Gus Dur Tolak Gus Ipul

Muktamar II PKB

Gus Dur Tolak Gus Ipul

- detikNews
Minggu, 17 Apr 2005 18:16 WIB
Semarang - Gus Dur telah disahkan sebagai ketua umum Dewan Syuro DPP PKB 2005-2010. Namun, Gus Dur masih tetap menolak pencalonan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai ketua umum DPP PKB, kecuali Ipul bersedia mundur dari jabatan menteri kabinet SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Penolakan Gus Dur ini menanggapi klaim Gus Ipul yang tetap mendukung Gus Dur sebagai ketua Dewan Syuro DPP PKB. Namun, Gus Ipul tetap tidak bersedia mundur dari menteri. Gus Ipul hanya bersedia mundur dari ketua umum Gerakan Pemuda Ansor. "Itu gak bisa, kalau dia tidak mau membuat surat pengunduran diri dari menteri dan ketua umum GP Ansor," kata Gus Dur seusai disahkan sebagai ketua umum Dewan Syuro DPP PKB 2005-2010 di ruang Poncowati, Hotel Patra Jasa, Semarang, Minggu (17/4/2005). Saat itu, Gus Dur ditanya tentang sikap Gus Ipul yang telah mendukung Gus Dur terkait pencalonan Gus Ipul sebagai ketua umum PKB. Di PKB, calon ketua umum tanfidziyah, harus mendapatkan restu dari Dewan Syuro PKB. Bila tidak mendapat restu, dia tidak akan bisa menjadi calon ketua umum. Pada dasarnya, Gus Dur membuka kepada siapa saja untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum. Namun, syaratnya orang tersebut tidak memiliki rangkat jabatan di PBNU atau di pemerintahan. "Itu adalah aturan DPP PKB dan AD/ART PBNU," ujar dia.Gus Dur juga menerima dengan baik pengesahan dirinya sebagai ketua umum Dewan Syuro. "Ini tugas. Karena tugas, harus dikerjakan. Sebenarnya saya ingin lebih banyak main-main dengan cucu saya dan membesarkan pesantren, tapi karena dari dulu saya disuruh membuat PKB, konsekwensinya, saya haryus bersedia membesarkan PKB dan berkiprah untuk itu," tegasnya. Ketika ditanya apa program yang akan dilakukannya setelah ditetapkan sebagai ketua umum Dewan Syuro, Gus Dur mengaku akan memperbaiki citra PKB. "Saran-saran yang bagus akan kita terima. Pokoknya apa saja yang baik, kita terima," ujarnya. Gus Dur juga ditanya tentang rencana gugatan Alwi Shihab. "Ya silakan saja. Somasi Alwi sudah melenceng menjadi tuntutan. Nanti, kalau terus-terusan aku ungkap dia dalam sidang. Mampus dia," kata Gus Dur dengan nada tinggi. Sebelumnya, Gus Dur juga telah mengancam Alwi untuk tidak terus-terusan membuat kisruh dan ruwet di DPP PKB. Gus Dur mengungkapkan ancaman itu saat menyampaikan pidato pembacaan LPJ pada Sabtu (16/4/2005) malam. "Saya ingatkan kepada Pak Alwi Shihab, Anda jangan terus-teruskan. Kemarin dia ajukan tuntutan di PN Jaksel terhadap DPP PKB. Buat Pak Alwi, ini merugikan bos Anda, SBY. Kalau sampai dia yang disangka, naudzu billah. Lha wong dia itu bersusah payah untuk dianggap baik dengan NU, PKB, eee....tahu-tahunya ada anak buahnya ada yang kayak gitu. Nanti kalau udah dicopot oleh SBY, baru tahu rasa," kata Gus Dur. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads