Berdasarkan pantauan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2017), pengamanan sudah dilakukan sejak pagi. Namun, memasuki siang, keamanan semakin diperketat.
Tak sembarang orang bisa naik ke ruang sidang, yang berada di lantai 3 gedung Nusantara, kompleks parlemen. Bagi mereka yang tidak memiliki akses ID, petugas tidak mengizinkannya masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamanan di gedung DPR menjelang kedatangan Raja Salman. (Elza Astari Retaduari/detikcom) |
TNI/Polri telah mengerahkan 3.200 personel yang tersebar di berbagai lokasi tempat Raja Salman singgah. Ratusan anggota Paspampres tersebar di ring 1 atau di seputar ruang sidang. Penyisiran dengan anjing pelacak juga telah selesai dilakukan.
Untuk bisa masuk ke ruang sidang, staf ataupun jurnalis harus memiliki ID khusus. Tak semua mendapat ID khusus yang dikeluarkan Biro Pemberitaan DPR tersebut.
Di depan ruang sidang, alat X-ray dipasang untuk memeriksa barang-barang tamu undangan. Ada belasan anggota Paspampres yang mengecek kedatangan tamu.
Akibat ketatnya pengamanan ini, akses bergerak di sekitar ruang sidang cukup sulit dilakukan. Setidaknya ada 1.400 tamu yang diundang oleh pihak DPR.
Pengamanan di gedung DPR. (Lamhot Aritonang/detikcom) |
Hal yang menyulitkan lainnya adalah tak disediakan layar di depan sidang untuk memantau acara di dalam. Layar TV disediakan di gedung Nusantara III, yang letaknya jauh dari ruang sidang.
Meski acara baru dimulai pukul 13.00 WIB nanti, sejumlah tamu sudah ada yang datang. Sebagian akhirnya kembali turun. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah baru saja melakukan pengecekan terakhir. Menurutnya, semua sudah berjalan dengan baik.
"Sudah oke, tadi mengecek posisi duduk. Sudah ada koordinasi antar-protokoler," ujar Fahri.
Kunjungi 20detik untuk video-video menarik lainnya
(elz/imk)












































Pengamanan di gedung DPR menjelang kedatangan Raja Salman. (Elza Astari Retaduari/detikcom)
Pengamanan di gedung DPR. (Lamhot Aritonang/detikcom)