"Alhamdulillah sudah kondusif, sudah kembali normal. (Polisi) masih (disiagakan), kemarin itu kan beberapa pintu dijebol, kita tempatkan anggota di sana," kata Yazid saat dihubungi detikcom, Kamis (2/3/2017).
Yazid menuturkan personel kepolisian yang berjaga di lapas di antaranya dari unsur Sabhara dan Brimob. Personel TNI juga masih ditempatkan di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, lanjut Yazid, informasi terakhir menyebutkan 84 napi wanita masih diungsikan di rumah tahanan Imigrasi.
"Masih di sana (rutan Imigrasi) biar aman," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi Bambang Palasara menyatakan kerusuhan dipicu rencana razia yang akan dilaksanakan pihaknya dan kepolisian.
"Kami belum melakukan razia. Baru rencana. Rupanya, mereka (para narapidana) menolak razia tersebut," ujar Bambang kepada wartawan di Lapas Kelas IIA Jambi, Kamis (2/3).
"Dari komunikasi yang kami lakukan, mereka bukan menolak razia, tapi mereka meminta agar razia jangan terlalu sering dilakukan," tambah Bambang. (idh/rjo)











































