Kapal Rombongan Menteri RI Dikejar Patroli Singapura

Kapal Rombongan Menteri RI Dikejar Patroli Singapura

- detikNews
Minggu, 17 Apr 2005 15:52 WIB
Batam - Kapal rombongan tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu dikejar patroli Singapura. Pengejaran terjadi ketika kapal rombongan hampir melewati perbatasan Indonesia-Singapura.Di kapal tersebut, ada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, Menteri Negara BUMN Soegiharto, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa serta Dirut Pertamina Widya Purnama. Rombongan menggunakan Kapal Navigasi (KN) Jadayat untuk meninjau lalu lintas Selat Malaka, Minggu (17/4/2005).Kejadian bermula ketika KN Jadayat sedikit melewati garis batas perairan perbatasan Indonesia-Singapura di titik terluar wilayah Indonesia, yakni Pulau Nipah. Pengejaran ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Akhirnya, KN Jadayat yang berangkat dari Pulau Batam ini diikuti oleh kapal patroli Singapura. Kejadian ini tidak berlangsung lama. Kecepatan KN Jadayat pun tidak terlampau tinggi yakni 18 knot. "Tadi kita lihat sedikit saja kita lewat garis (batas Indonesia-Singapura), patroli Singapura sudah mengejar kita," tutur Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dalam konferensi persnya di dalam KN Jadayat di Selat Malaka.Hatta mengingatkan, pihak Singapura sudah mengejar rombongan Indonesia ketika hanya melewati sedikit garis perbatasan. Kejadian ini akan dijadikan pelajaran untuk menjaga keamanan wilayah Indonesia lebih intensif. Hatta tidak menginginkan kasus Ambalat kembali terulang. Pemerintah mengantisipasi dengan melakukan pembuatan 20 menara suar dan mercusuar di sejumlah tempat pada tahun ini.Pemerintah juga akan memperkuat Kesatuan Patroli Laut dan Pantai (KPLP). Peralatan navigasi serta posisi kontrol KPLP juga akan diperkuat. "Kapal patroli akan kami tambah dua dan akan ditenderkan," janji Hatta. (ism/)


Berita Terkait