Demikian disampaikan Manager SDM dan Umum PLN Wilayah Riau-Kepri, Dwi Suryo Abdullah kepada detikcom, Kamis (2/3/2017). Dwi menjelaskan, informasi pihak PLTA Koto Panjang, pada hari ini pukul 05.00 WIB, tinggi elevasi air waduk di angka 79.94 mdpl. Tercatat outflow air 350.96m3/s sedangkan inflow air 716.36 m3/s.
"Dengan inflow air lebih besar dibanding outflownya, maka potensi tinggi muka air waduk akan naik. Apabila mencapai elevasi 82,5 mdpl maka sesuai prosedur akan dilakukan pembukaan pintu air waduk," kata Dwi.
Penampakan Sungai Kampar di Kota Bangkinang. Foto: Ray Jordan/detikcom |
Dwi mengatakan, pembukaan pintu air terpaksa dilakukan agar tidak mengakibatkan sisi banjir di bagian hulu serta menjaga agar bendungan tidak mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan dini ini dilakukan karena bisa jadi bila hujan masih turun dan air waduk mendekati ambang batas elevasi, maka pintu waduk akan dibuka.
"Guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, sebaiknya menghindari lokasi pinggir Sungai Kampar," kata Dwi.
Sekadar informasi, saat ini 3 pembangkitPLTAKoto Panjang berjalan normal dan menghasilkan 115 MW. Ini karena musim penghujan yang membuat kebutuhan air di waduk berjalan normal malah melebihi ambang batas
|












































Penampakan Sungai Kampar di Kota Bangkinang. Foto: Ray Jordan/detikcom
Pinggiran Sungai Kampar di Bangkinang Foto: Ray Jordan/detikcom