Mereka yang datang di antaranya Ketua PPP Djan Faridz, Ketua DPP PPP Humphrey Djemat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, serta Sekjen Golkar Idrus Marham dan Wasekjen Ace Hasan. Pertemuan berlangsung di Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).
Pengurus PPP memakai jas hijau sementara pengurus PDIP memakai seragam warna merah. Hanya saja, Idrus tidak memakai seragam Golkar melainkan kemeja berwarna biru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto pun menyahut. Sambil bercanda, dia menyebut ada makna khusus dari kemeja biru Idrus.
"Baju biru karena kita tugaskan ke Demokrat, galang Demokrat," ucap Hasto sambil tertawa.
Seperti diketahui, Partai Demokrat adalah pengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni di putaran pertama. Hingga saat ini, Partai Demokrat belum menentukan arah dukungan di putaran kedua.
Dalam silaturahmi itu, baik PPP, Golkar, dan PDIP menegaskan komitmen mendukung Ahok-Djarot. Nantinya, ada pertemuan-pertemuan lain antara partai pendukung pasangan nomor urut dua itu.
"Kami mendapatkan kerja sama yang baik dengan Partai Golkar, Partai NasDem, Hanura, dan PPP, serta PKPI. Tentu saja dengan tradisi saat ini kita akan saling berkunjung, jadi kami usulkan hari Sabtu nanti kita ada datang ke tempat Pak Surya Paloh, datang bersama-sama ke kantor NasDem. Sehingga kita merapatkan barisan," ungkap Hasto.
"Kami meyakini bahwa pergerakan rakyat untuk Jakarta yang lebih baik pada putaran pertama itu telah ditunjukan dengan kemenangan Pak Basuki dan Pak Djarot," pungkasnya. (imk/bpn)











































