Tol Cipularang Belum Sempurna, tapi Siap Digunakan KAA

Tol Cipularang Belum Sempurna, tapi Siap Digunakan KAA

- detikNews
Minggu, 17 Apr 2005 14:48 WIB
Bandung - Pembangunan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) molor dari jadwal semula. Kemungkinan, saat KAA digelar, tol ini belum 100 persen selesai. Tapi, tol ini sudah bisa digunakan bagi delegasi KAA (Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika). Sampai Minggu (17/4/2005), masih ada 20 km yang belum tuntas pengerjaannya. Pengerjaan yang belum tuntas itu, seperti penghalang jalan dan sejumlah hal kecil, tapi sangat penting. Kondisi jalan tolnya sendiri sudah berdiri tegak, tidak ada yang terputus.Wapres Jusuf Kalla saat mencoba tol yang membelah bukit-bukti di Purwakarta dan Kabupaten Bandung ini juga mempertanyakan mengapa pembangunan molor dari jadwal. Meski begitu, Wapres Jusuf Kalla beserta sejumlah menteri dan rombongan sukses melewati jalan ini. Jakarta-Bandung hanya ditempuh dua setengah jam. Top!Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto meminta waktu kepada Wapres sampai 19 April 2005 untuk pemberesan jalan tol itu. Namun, kata Joko, sampai tanggal 19 April nanti, kemungkinan juga belum bisa tuntas secara sempurna. "Memang, tanggal 19 April nanti, kita tidak bisa menyelesaikannya dengan sempurna. Ini karena banyak faktor dan kondisi objektif, seperti musim hujan, dan lain-lain," kata Joko kepada wartawan.Meski begitu, kata Joko, jalan tol ini tetap bisa dilalui oleh para delegasi KAA yang menggunakan jalan darat menuju Bandung. Rencananya, para delegasi KAA yang akan melalui jalur darat ini adalah para pejabat negara Asia Afrika di bawah kepala negara dan kepala pemerintahan. Sedangkan, para pimpinan negara akan menggunakan pesawat Jakarta-Bandung. Joko tidak khawatir dengan belum tuntasnya jalan tol ini. Yang penting, jalan tol ini sudah bisa digunakan pada hari H nanti. Tentu, pihaknya akan mencoba melakukan sesuatu agar jalan tol itu tetap cantik. "Ya mungkin nanti kita akan pasangi seng, agar ada penghalangan antara jalan dengan tebing-tebing yang curam itu," jelasnya. Untuk menyelesaikan proyek ini, Joko, menargetkan tim akan mampu menyelesaikan penyempurnaan 800 meter per hari. "Ya memang begitu kondisinya. Lantas apa? Bukan cuma tenggat waktu, saya juga pentingkan kualitas hasil dan keselamatan kerja," kata Joko. Meski mendekati sempurna, jalan tol ini belum akan dibuka untuk umum. Rencananya, jalan ini akan dibuka pada H-2 sampai H+2, khusus untuk mendukung kegiatan KAA. Setelah H+2, jalan ini ditutup kembali dan dituntaskan pengerjaannya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads