Hujan memang mengguyur Istana Bogor ketika Raja Salman tiba, Rabu (1/3/2017). Jokowi, yang ditemani para menteri, menyambut Raja Salman beserta rombongan. Ada pula anak-anak sekolah yang memegang bendera Indonesia dan Arab Saudi berdiri di tangga Istana Bogor.
Jokowi dan Raja Salman berdiri di selasar Istana ketika lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan. Brigjen Al-Faghm berdiri tegap di belakang keduanya, tangan kanan dan kirinya memegang payung untuk memastikan kedua kepala negara itu tidak terkena hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brigjen Al-Faghm memayungi Raja Salman dan Jokowi. (Rusman/Biro Pers Setpres) |
Setelah penyambutan, Raja Salman masuk ke Istana Bogor untuk mengisi buku tamu. Raja Salman mengapresiasi sambutan hangat dari Indonesia.
Brigjen Al-Faghm terus mengikuti Raja Salman selama di Istana Bogor. Termasuk saat Jokowi menyopiri Raja Salman saat naik mobil golf. Dengan tatapan tajam, Al-Faghm mengikuti di samping kanan Raja Salman.
Raja Salman dan Jokowi naik mobil golf. (Istimewa) |
Al-Faghm merupakan satu dari sedikit tentara di Saudi yang memiliki kualifikasi lengkap. Pria yang merupakan jebolan kesatuan pasukan elite Arab Saudi ini sudah sangat berpengalaman. Ini terlihat dari beberapa badge (tanda lulus pendidikan militer) yang disematkan kepadanya.
Sebelum mengawal Raja Salman, pria berkepala plontos tersebut telah menjadi pengawal pribadi mendiang Raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud selama 10 tahun. Saat Raja Abdullah mangkat pada 23 Januari 2015 dan dimakamkan, Al-Faghm menjadi pengawal terdepan iring-iringan penggotong jenazah Sang Raja.
(dnu/imk)












































Brigjen Al-Faghm memayungi Raja Salman dan Jokowi. (Rusman/Biro Pers Setpres)
Raja Salman dan Jokowi naik mobil golf. (Istimewa)