Polri Kerja Sama dengan Polisi Arab Saudi Cegah Transnational Crime

Polri Kerja Sama dengan Polisi Arab Saudi Cegah Transnational Crime

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Rabu, 01 Mar 2017 15:18 WIB
Polri Kerja Sama dengan Polisi Arab Saudi Cegah Transnational Crime
Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar pertemuan dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi Lieutenant General Othman bin Nasser al-Mehrej. Dalam pertemuan ini, Kapolri melakukan pembahasan kerja sama di bidang transnational crime.

"Tadi malam ada pertemuan, ya, dari Kepolisian Kerajaan Arab Saudi dengan Pak Kapolri. Tadi malam dilakukan pembahasan dengan kerja sama di bidang transnational," kata Kepala Divisi Humas Polri Boy Rafli Amar ketika ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2017).

Boy mengatakan rencananya penandatanganan kesepakatan kerja sama akan diagendakan hari ini, Rabu (1/3), di Istana Bogor, Jawa Barat. Salah satu tujuan kerja sama ini meminimalkan pengaruh yang terjadi di Timur Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi semalam Kepala Kepolisian Arab Saudi telah bertemu dengan Kapolri untuk melakukan langkah-langkah awal, dan tentunya ke depannya akan ada kerja sama dengan Arab Saudi. Petugas kepolisian sangat strategis karena bagaimana meminimalkan dampak pengaruh yang terjadi di Timur Tengah, khususnya Irak, Suriah, agar tidak berdampak pada negara kita," ujar Boy.

"Jadi format ini bersama Arab Saudi adalah hal yang bagus, agar kita bisa sama-sama menjaga nilai-nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, juga nilai-nilai agama dalam kerja sama karena kita tahu masalah-masalah yang akan kita hadapi dari dampak situasi terkini di Timur Tengah," sambungnya.

Menurut Boy, terorisme dan kasus narkotika adalah problematika yang serius bagi Indonesia. Adanya kerja sama ini diharapkan mampu meminimalkan potensi masalah dengan membangun network yang baik.

"Salah satunya terorisme, kedua narkoba. Seluruh dunia, Indonesia, menghadapi suatu problematika yang tidak kecil, bahkan sangat serius," ujarnya

"Meminimalkan aktivitas bandar narkoba yang melakukan transaksi secara transnasional, network kita semakin bagus. Jadi dampak dari kejahatan itu bisa kita minimalkan," tutupnya. (rvk/fdn)


Berita Terkait