Apel berlangsung di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (1/3/2017). Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel, Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, dan sejumlah pejabat TNI.
Setelah memimpin apel, Gubernur Erry mengecek kesiapan personel Polri, TNI, dan Dishub. Erry berharap kedisiplinan berlalu lintas dapat meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Irjen Rycko mengatakan Operasi Simpatik berlangsung pada 1-26 Maret 2017. Operasi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
"Masyarakat yang dimaksud yakni masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, termasuk juga anggota TNI, Polri, dan lainnya," ujarnya.
Dalam catatan Polda Sumut, angka tertinggi pelanggaran lalu lintas melibatkan pelajar dan karyawan. Karena itu, polisi memprioritaskan untuk melakukan sosialisasi dan memberi pengetahuan tentang berlalu lintas.
"Operasi ini berbeda dengan yang ada sebelumnya. Ini operasi titik beratnya yaitu preemtif, yaitu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Jumlah personel 1.500 petugas polisi lalu lintas," kata Rycko. (fdn/fdn)











































