Pemecatan Alwi-Gus Ipul Dipermasalahkan, Gus Dur Marah
Minggu, 17 Apr 2005 13:15 WIB
Semarang - Sejumlah DPW mempermasalahkan pemecatan Alwi-Gus Ipul dari kursi DPP PKB. Gus Dur marah ketika sejumlah DPW menyatakan keberatannya atas pemecatan Alwi-Gus Ipul.Unek-unek itu dikemukakan sejumlah DPW dalam agenda pemandangan umum di Hotel Patra Jasa, Gedung Poncowati, Jl Sisingamangaraja, Semarang, Minggu (17/4/2005). Tiba giliran Ketua DPW Maluku Utara, Jufri Sutrisno, membacakan pemandangan umumnya. Pemandangan umum dibacakan Jufri dengan nada lantang dan tegas. Maluku Utara meminta pertanggungjawaban DPP atas pemecatan Alwi-Gus Ipul. Ketua Sidang Ali Masykur Musa langsung melemparkan tanggapan atas Maluku Utara ke forum. Tampak terlihat beberapa peserta berdiri dari kursinya. Terdengar beberapa kali teriakan "Huu.." berasal dari forum yang entah ditujukan kepada siapa. Suasana menjadi gaduh.Gus Dur yang masih duduk di jajaran pimpinan sidang langsung naik pitam. Nampaknya Gus Dur tidak bisa tinggal diam. Ketua Dewan Syuro PKB ini meminta mikrofon yang ada didekatnya. "Itu yang teriak teriak keluar, gombal!. Alwi Shihab dan Saiful sudah bukan pengurus DPP PKB lagi," lantang Gus Dur sambil marah marah.Mengenai keputusan penonaktifan Alwi-Gus Ipul. Gus Dur menjelaskan tidak ikut bagian dalam pengambilan keputusan. Menurutnya keputusan itu dipimpin langsung oleh Alwi Shihab sendiri.Suasana sidang masih gaduh. Teriakan masih terdengar. Masih ada beberapa peserta berdiri. Suaranya gaduh pun semakin keras. Gus Dur semakin marah."Keluar, kemananan ambil itu orang, ini bukan partai jalanan, ini partai serius, kita hanya menjalankan kata mereka (DPP), kalau mau dirubah, ya rubah saja tapi jangan ribut-ribut begini," kesal Gus Dur.Selain Maluku Utara, DPW Sulawesi Selatan juga turut mempermasalahkan pemecatan kadernya yang dilakukan oleh DPP PKB. Saat ini sidang diskors sampai pukul 13.00 WIB. Baru 20 dari 32 DPW yang sudah menyampaikan pemandangannya atas LPJ DPP PKB.
(ism/)











































