Kalla Bicara Sound System, Menlu Pindahkan Merah Putih

Kalla Bicara Sound System, Menlu Pindahkan Merah Putih

- detikNews
Minggu, 17 Apr 2005 12:55 WIB
Bandung - Sound system jadi perhatian Wakil Presiden M Jusuf Kalla. Lipatan bendera negara-negara Asia Afrika juga diperiksa. Menlu Hassan Wirajuda juga memindahkan posisi bendera Merah Putih. Serius! Itu kesan persiapan pemerintah menjelang digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA). Wapres dan Menlu sampai memperhatikan hal-hal kecil saat melakukan sidak di gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika, Bandung, Minggu (17/4/2005). Wapres bersama sejumlah menteri, antara lain Menlu Hassan Wirajuda, Mendagri M Ma'ruf, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, dan Menteri PU Joko Kirmanto. Dari Jakarta, rombongan Wapres menumpang bus khusus. Mereka sekaligus mengecek persiapan jalan tol Cipularang (Cikampek, Purwakarta dan Padalarang). Wapres bersama rombongan ke Bandung untuk melakukan sidak persiapan KAA di sejumlah tempat yang akan dikunjungi oleh para delegasi KAA pada 24 April mendatang. Salah satunya, gedung Merdeka. Gedung yang terletak di Jl. Asia Afrika ini merupakan tempat berlangsungnya KAA pada tahun 1955 lalu. Saat menyaksikan persiapan di gedung Merdeka, Wapres tampak meneliti detil-detil acara. Menurut dia, memang masih perlu ada perbaikan. Tapi, secara umum, Wapres menilai persiapannya sudah baik. "Saya sudah puas. Tapi, panitia harus lebih lagi memperhatikan detil-detilnya, seperti sound system dan sebagainya," kata Wapres kepada wartawan usai meninjau Gedung Merdeka. Dalam inspeksinya di Gedung Merdeka, Wapres memang membuat panitia kelabakan. Sebab, Wapres memeriksa hampir seluruh ruangan yang ada di gedung bersejarah itu. Bukan hanya susunan acara, tapi juga lipatan bendera para peserta, juga dia koreksi. Menlu Hassan Wirajuda yang ikut mendampingi Wapres juga turun tangan langsung ikut memindahkan bendera Merah Putih. Menurut Menlu, posisi bendera Merah Putih semula salah letak. Usai berkeliling gedung Merdeka, Wapres tampak memberikan pengarahan kepada para menteri yang ikut hadir. Selanjutnya Menlu memberikan briefing kepada panitia. Bahkan saat itu, Wapres Kalla tampak secara langsung memberikan briefing kepada MC. Gedung Merdeka Pantauan detikcom, wajah Gedung Merdeka dipertahankan sesuai wajah tahun 1955, bergaya Ardeko. Baik interior maupun eksteriornya. Kursi yang akan diduduki para tamu negara masih merupakan kursi asli yang digunakan KAA tahun 1955. Hanya saja, kain pembungkusnya sudah diganti. Saat memasuki gedung, kesan 'tempo dulu' sangat terasa. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads