"Ini momentum penting bagi kedua negara meningkatkan berbagai bidang, utamanya ekonomi. Bagaimana mengembangkan bank syariah. Masak kita kalah sama Malaysia, padahal mayoritas muslim di Indonesia," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan kepada wartawan di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Kota Serang, Selasa (28/2/2017).
Selain potensi pengembangan bank berbasis syariah, sektor pariwisata, menurutnya, diuntungkan oleh kedatangan Raja Salman. Apalagi rombongan sebanyak 1.500 orang menyertai raja beserta pangerannya selama 9 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Pembicaraan) kedua, tentu hubungan keagamaan. Misalnya bagaimana jatah kuota haji meningkat," tuturnya.
Terakhir, yang menjadi penting adalah soal penanganan radikalisme dan terorisme, khususnya ISIS. Kedua negara, menurut Zulkifli, setuju bahwa ISIS menjadi ancaman bagi keutuhan negara masing-masing.
"Indonesia ini demokrasi Pancasila dan Islam-nya moderat. Kalau ada teror, bisa kerja sama mencegah. Arab Saudi kan anti-ISIS," ucap Zulkifli.
Raja Salman akan ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Selain bertemu dengan Presiden Jokowi di Jakarta dan Bogor, Raja Salman dan rombongan akan berlibur ke Bali. (bri/nwy)











































