"Kalau ada kekeliruan, wajib sanksi. Kami harus lakukan edukasi politik ke masyarakat dan internal," ujar Agung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).
Baca Juga: Anies: Saya Bersyukur Mbak Titiek Soeharto Mendukung Kami
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun ada suara di internal Golkar, seperti disampaikan Titiek, ini tidak pengaruhi sikap Golkar khusus di Jakarta, kami tetap konsisten," cetus Agung.
Mengenai sanksi, Agung menyerahkan kepada DPP. Titiek sendiri akan dimintai keterangan terlebih dahulu oleh DPP sebelum diputuskan sanksi yang diberikan.
"Yang berhak memberikan itu DPP, bisa ringan, sedang, berat. Saya dengar bahwa DPP akan mengundang Bu Titiek minta klarifikasi, baru nanti disimpulkan seperti apa," pungkasnya.
Baca Juga: Kata Titiek soal Pertemuannya dengan Prabowo, Anies, dan Sandi
Pertemuan Titiek dengan pasangan yang diusung PKS dan Gerindra tersebut dipamerkan oleh Sandi melalui akun Instagram-nya, @sandiuno.
Pada pertemuan di sebuah rumah makan di Menteng, Jakpus, Rabu (22/2) itu, tampak pula Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang juga mantan suami Titiek. Selain itu, ada anak dari Prabowo-Titiek, Didit, serta istri Sandi, Nur Asia Uno. (dkp/imk)











































