Kemlu: Sri Rabitah ke Qatar Lewat Agen Resmi, Terekam BNP2TKI

Fajar Pratama - detikNews
Selasa, 28 Feb 2017 12:21 WIB
Sri Rabitah/Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Kementerian Luar Negeri mendalami mengenai pengakuan Sri Rabitah yang kehilangan ginjal ketika bekerja di Qatar. Sri Rubitah diketahui ke Qatar melalui agen resmi.

Penelusuran itu dipimpin langsung oleh Direktur Perlindungan WNI Kemlu Lalu M Iqbal pada Senin (27/2) kemarin. Tim Kemlu bertemu langsung dengan Sri Rabitah di Lombok Utara.

"Pengakuan RS dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen yang dilakukan oleh RSUD Mataram. RS juga memberikan pengakuan mengenai operasi yang dijalani tanpa ia ketahui alasannya dan tanpa persetujuannya di Qatar tahun 2014," ujar Iqbal dalam keterangannya, Selasa (28/12/2017).

Iqbal mengatakan, sebelum Kemlu mengambil langkah-langkah hukum, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Polda NTT. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kembali kondisi ginjial Sri Rubitah.

"Kemlu telah meminta KBRI Doha untuk memintakan keterangan/klarifikasi awal dari RS di Doha dan dari pihak-pihak yang disebutkan oleh SR," ujar Iqbal.

Iqbal menyatakan, Sri berangkat ke Qatar tahun 2014. Keberangkatan Sri juga masuk dalam data Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri BNP2TKI.

"SR berangkat ke Qatar tahun 2014. Keberangkatannya terekam dalam SISKOTKLN BNP2TKI. Dengan demikian yang bersangkutan berangkat menggunakan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) resmi," ujar Iqbal.

Penjelasan Iqbal ini bertolak belakang dengan pengakuan Sri yang mengaku ke sana Qatar lewat jalur ilegal. (fjp/fjp)