Apel gelar pasukan digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (28/2/2017). Upacara dipimpin oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi.
Gelar pasukan ini dilakukan dalam rangka operasi pengamanan VVIP untuk Raja Salman. Apel ini diikuti oleh pasukan komando di jajaran TNI, seperti Kostrad, Kopassus, Paskhas, dan Marinir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom |
Selain memberi arahan, Edy secara langsung mengecek kesiapan prajurit. Bukan hanya itu, ia juga mengecek persiapan alat yang akan digunakan dalam tugas pengamanan VVIP tersebut.
Soal pengamanan kunjungan Raja Salman, jenderal bintang tiga ini menyebut yang terlihat cenderung hanya unsur pimpinan. Ada check point yang harus unsur pimpinan tempati.
"Yang pertama, dalam rangka pengamanan Raja Salman, mulai dari besok tanggal 1 sampai tanggal 3 Maret ada di Jakarta, selanjutnya berada di Bali sampai tanggal 9 Maret, itu garis besarnya," kata Edy seusai apel gelar pasukan.
Ketum PSSI tersebut mengatakan ada 6.116 anggota pasukan yang disiapkan untuk pengamanan Raja Salman. Pasukan ini, menurut Edy, akan terbagi dalam 3 ring yang berbeda.
"Kita siapkan itu untuk Raja Salman plus anaknya, pengamanan Raja Salman dari ring 1 sampai ring 3," ujarnya.
Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom |
Menurut Edy, ring 1 akan melekat pada objek yang akan diamankan, dalam hal ini Raja Salman dan rombongan yang dibawanya. Kemudian ring 2 untuk pengamanan antisipasi dari luar ke dalam dan dari dalam ke luar. Sedangkan ring 3 akan memproses dari luar ke dalam.
"Kalau ada yang mencurigakan, disaring sampai ke tingkat 2, harus pasti, ada tanda-tanda titik terkenal, ada tanda-tanda garis komando, termasuk wartawan, kalau teriak-teriak tetap tidak bisa masuk, pokoknya ada tugas masing-masing," terang dia.
Seperti diketahui, Raja Salman akan tiba bersama rombongan besarnya besok, Rabu (1/3). Raja Salman lalu akan bertandang ke Istana Bogor untuk kunjungan kenegaraan dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Hari berikutnya, Kamis (2/3), Raja Salman akan mendatangi DPR untuk melakukan pidato politik. Kemudian ia akan mengunjungi Masjid Istiqlal. Pada Jumat (3/3), Raja Salman bersama 1.500 orang yang dibawanya, termasuk 25 pangeran, akan terbang ke Bali untuk berlibur hingga 9 Maret mendatang. (elz/tor)












































Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom
Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom