DetikNews
Selasa 28 Februari 2017, 11:10 WIB

Menteri Yohana Minta Masyarakat Tak Sebar 'Makan Mayit' di Medsos

Fajar Pratama - detikNews
Menteri Yohana Minta Masyarakat Tak Sebar Makan Mayit di Medsos Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengecam karya seni 'Makan Mayit' yang dianggap melanggar norma kepatutan. Yohana meminta masyarakat tidak menyebarkan karya tersebut melalui media sosial.

"Menyikapi fenomena ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali karya seni ini di media sosial," ujar Yohana dalam keterangannya, Selasa (28/2/2017).

Baca Juga: Menteri Yohana Kecam 'Makan Mayit' yang Langgar Norma Kepatutan

Yohana mengatakan, dengan menyebarluaskan karya 'makan mayit' tersebut, kita telah berkontribusi dalam penyebarluasan konten yang negatif bagi anak-anak. Yohana mengingatkan, setiap kebebasan, ada batasannya.

"Setiap orang berhak mengembangkan diri dan dijamin dalam Pasal 28 c UUD 1945 ayat 1 namun tidak bertentangan dengan norma kepatutan dan nilai-nilai hidup dalam masyarakat," ujar Yohana.

Yohana mengatakan adanya karya seni ini memungkinkan munculnya modus penjualan organ tubuh yang termasuk bentuk perdagangan orang di Indonesia.

"Hal ini mengingat sudah banyak kasus serupa terjadi di luar negeri," ujar Yohana.

Merujuk pada keterangan pers dari Kementerian PPPA, karya seni yang didalangi oleh Natasha Gabriella Tontey ini menampilkan makanan berbentuk tubuh bayi. Karya ini disuguhkan dalam suatu pameran di Footurama Jakarta pada Januari 2017.

Karya seni ini ramai diperbincangkan dengan tagar #makanmayit di Instagram. Beberapa foto yang diunggah memperlihatkan bentuk seperti bayi meringkuk dan otak. Ada pula wadah makanan berbentuk bayi.

Natasha Gabriella Tontey belum berkomentar mengenai pernyataan dari Menteri Yohana ini.
(fjp/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed