Jadi Ahli Sidang Ahok, Habib Rizieq Acungkan Jempol

Jadi Ahli Sidang Ahok, Habib Rizieq Acungkan Jempol

Rina Atriana - detikNews
Selasa, 28 Feb 2017 08:46 WIB
Jadi Ahli Sidang Ahok, Habib Rizieq Acungkan Jempol
Foto: Rina Atriana/detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab tiba di gedung Kementan untuk menjadi saksi di sidang ke-12 dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Habib Rizieq mengacungkan jempol.

Habib Rizieq tiba di Kementerian Pertanian, Jl RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017) sekitar pukul 08.30 WIB. Rizieq, yang menumpang Fortuner putih, hadir mengenakan pakaian serba putih seperti biasa.
Habib Rizieq akan memberikan kesaksiannya di sidang Ahok.Habib Rizieq akan memberikan kesaksian di sidang Ahok. (Rina Atriana/detikcom)


Dia tidak memberikan komentar apa pun dan tersenyum. Habib Rizieq tampak didampingi sejumlah anggota laskar FPI saat menjalani pemeriksaan di pintu masuk auditorium Kementan. Rizieq mengacungkan jempol sebelum akhirnya masuk ke ruangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Rizieq, satu ahli yang akan dimintai keterangan adalah ahli pidana dari MUI Abdul Choir Ramadhan. Abdul berasal dari Komisi Perundangan dan Hukum MUI. Meski begitu, Abdul memastikan dirinya berada di posisi netral sebagai akademisi.

"Soal objektivitas itu kan pandangan subjektif dari penasihat hukum. Kalau saya, objektif," kata Abdul di gedung Kementan, Selasa (27/2).

Ketika ditanya soal substansi sidang, Abdul menyebut kata 'dibohongi' dan 'dibodohi' yang diucapkan Ahok dianggap sebagai substansi delik Pasal 156 huruf a KUHP terkait dengan penodaan agama.

"Alquran itu sumber kebenaran, datangnya dari firman Allah. Kalau dibilang bohong, berarti itulah penodaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156 huruf a KUHP. Dengan ada kata-kata 'dibohongi' dan 'dibodohi', itulah substansi delik sehingga harus dibuktikan oleh jaksa," tutur Abdul.



(rna/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini