Foto 'Istimewa' Bung Karno di Kamar Pribadinya di Solo

Foto 'Istimewa' Bung Karno di Kamar Pribadinya di Solo

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Selasa, 28 Feb 2017 07:02 WIB
Foto Istimewa Bung Karno di Kamar Pribadinya di Solo
Foto: Triono Wahyu/detikcom
Solo - Loji Gandrung, demikian rumah Dinas Wali Kota Surakarta. Di situ, ada kamar istimewa tempat Presiden RI pertama Sukarno beristirahat. Banyak cerita di dalamnya. Termasuk soal foto. Seperti apa?

Loji Gandrung merupakan bangunan peninggalan Belanda. Gedung ini dibangun pada 1890 dan pernah menjadi rumah tinggal, museum, markas tentara, serta saat ini difungsikan sebagai rumah dinas kepala daerah. Presiden Joko Widodo pernah menempati rumah ini.

Tim detikcom bertandang ke Loji Gandrung akhir pekan lalu. Rimbun pohon dan lampu temaram menyambut rombongan malam itu. Mobil melaju mulus ke kompleks gedung. Tak ada petugas di pos jaga. Namun, saat tim hendak memasuki teras, petugas menyapa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto 'Istimewa' Bung Karno di Kamar Pribadinya di SoloFoto: Triono Wahyu/detikcom

"Oh silakan," kata petugas Satpol PP begitu tahu maksud kedatangan kami.

Loji Gandrung memang didesain terbuka untuk umum. Artinya, penjagaan tidak ketat. Namun, tentu, setiap orang tak bisa seenaknya nyelonong. Petugas akan mengatur agar tamu tak menumpuk.

Kami diterima sekitar pukul 19.30 WIB. Sebelumnya sudah ada tamu. Setelah kami juga masih ada tamu.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo atau akrab disapa Rudy tampil santai. Berkaus polo hitam dan celana pajang hitam. Perbincangan dimulai dengan perkenalan dan hal-hal sederhana tentang Solo. Nah, ujung-ujungnya, omongan mengarah ke kamar pribadi Bung Karno yang berada di samping ruang tamu. Rudy mempersilakan tim detikcom masuk ke kamar tersebut.

Rudy masuk lebih dulu. Laki-laki berkumis ini menyalakan lampu. Terlihat ranjang, piano, cermin, lemari, dan foto. Rudy memberi penjelasan layaknya guide.

"Ya banyak cerita soal kamar ini, seperti piano yang bunyi sendiri, bau wangi, atau yang lain. Tapi nggak apa-apa," kata Rudy, yang mengaku pernah tidur di kamar tersebut.

Tiba penjelasan soal foto, Rudy tampak serius. Dalam foto di atas cermin itu, Bung Karno berdiri memegang tongkat komando dengan badan miring ke kiri. Matanya menatap lurus ke depan.

"Kalau dilihat dari sini (sebelah kanan), tetap menatap kita. Badannya ikut miring ke sini. Coba saja," kata Rudy, yang berdiri di sebelah kanan foto.

Rudy meminta kami membandingkan tatapan Bung Karno dari berbagai sisi. Badan Bung Karno yang seharusnya miring ke kiri ikut mengikuti arah orang yang menatap. Rudy menyebut foto itu istimewa.

Kami diizinkan berfoto di kamar tersebut. "Mana saya fotokan. Kalau orang lain yang ngambil, nanti bisa blur," canda Rudy.

Sesi foto itu menutup perjumpaan kami dengan Rudy. Pucuk pimpinan Kota Surakarta itu masih harus menerima beberapa tamu. Malam itu, dia meluangkan waktu menemani tamu, termasuk kami, menikmati kuliner di pusat jajanan malam Galabo, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Loji Gandrung. Di sana, Rudy bercerita dan bercanda. Termasuk kepada warga yang lalu lalang. (try/nkn)


Berita Terkait