Pasca Bom Bandung, Polisi Perketat Pengamanan Pelabuhan Ketapang

Pasca Bom Bandung, Polisi Perketat Pengamanan Pelabuhan Ketapang

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 27 Feb 2017 18:27 WIB
Pasca Bom Bandung, Polisi Perketat Pengamanan Pelabuhan Ketapang
Foto: Ardian/detikcom
Banyuwangi - Polres Banyuwangi, Jawa Timur, memperketat pengamanan di penyeberangan di Selat Bali terkait Rencana kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Bali. Ketatnya pengamanan di pintu masuk ke Bali ini sekaligus mengantisipasi aksi teror pasca bom panci di Bandung.

Pengamanan dilakukan dengan memeriksa seluruh kendaraan yang akan masuk pelabuhan ASDP Ketapang. Tak hanya kendaraan pribadi, truk dan bus umum juga diperiksa secara ketat.

Polisi menggunakan alat metal detector dan menyisir setiap sudut kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan. Barang-barang turut diperiksa termasuk identitas setiap penumpang juga diperiksa ketat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengamanan kita perketat menyusul adanya bom di Bandung. Selain itu kedatangan tamu negara di Bali menjadi prioritas kami," ujar Wakapolres Banyuwangi Kompol M Yusuf Usman kepada detikcom disela memimpin pengamanan di Pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang, Senin (27/2/2017).

Pasca Bom Bandung, Polisi Perketat Pengamanan Pelabuhan KetapangFoto: Ardian/detikcom


Total personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan ini berkisar 300 orang. Tak hanya itu, Sniper juga ikut kerahkan di jalur pintu masuk Bali tersebut. Belum lagi tambahan personel dari Brimob Polda Jawa Timur yang akan disiagakan menjelang kedatangan Raja Salman di Bali.

"Pengamanan Ketapang sudah digelar setiap hari, selama 24 jam. Tapi pengamanan ditingkatkan jelang datangnya Raja Salman. Jumlah personel yang siaga naik hingga dua kali lipat. Sekitar 300 orang," ujarnya.

Tak hanya fokus di pelabuhan ASDP Ketapang, polisi juga mengamankan perairan Selat Bali. Personel Satpolair ikut menyisir perairan dan pelabuhan rakyat di kawasan Banyuwangi. Total, ada sekitar 10 pelabuhan rakyat.

"Untuk pelabuhan rakyat, kita serahkan pengamananya ke polsek terdekat. Fokusnya, mengawasi aktivitas nelayan di sekitar selat Bali," kata Yusuf. (idh/fdn)


Berita Terkait