Jokowi menerima gelar kehormatan 'Upu Kalatia Kenalean Da Ntul Po Deyo Routnya Hnulho Maluku' saat berkunjung ke Ambon pekan lalu. Saat prosesi pemberian gelar, Jokowi tampak mengenakan busana adat berwarna merah, putih, dan emas.
Terkait pemberian gelar tersebut muncul petisi di change.org terhadap pengguna akun Facebook berinisial IK. IK dianggap telah menghina Presiden Jokowi dengan menyebut Raja Kodok terhadap Jokowi. Dilihat detikcom di halaman change.org, Senin (27/2/2017), sekitar pukul 17.30 WIB, petisi tersebut telah ditandatangi sebanyak 38.687 orang dari target 50.000 tanda tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Presiden Jokowi berjubah adat Maluku (Dok Sekretariat Kepresidenan) |
"Saya sebagai rakyat merasa sangat tersinggung Presiden Jokowi yang adalah Kepala Negara dan Orang Nomor Satu di Negara ini dihina oleh seorang perempuan yg seharusnya bertutur kata yg baik kepada siapapun terutama kepada seorang Pemimpin Negara," tulis Mario dalam petisinya.
"Sesuai dengan Pasal 137 ayat (1) KUHP tentang perbuatan menyiarkan tulisan atau lukisannya menghina Presiden atau Wakil Presiden," jelasnya.
Baca juga: Terima Gelar Pemimpin Besar Maluku, Jokowi Kenakan Jubah
Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Ambon, Maluku. Jubah kebesaran, kain ikat pinggang, kain bahu, mahkota kebesaran, dan tongkat adat kehormatan diberikan kepada Jokowi dari Ketua Majelis Latupati Maluku Bonafaxius Silooy. Jokowi berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan warga Maluku ini.
Jokowi menyatakan kebanggaannya pada kearifan lokal rakyat Maluku yang berbasis persaudaraan. Dengan falsafah Siwalima, perbedaan dan keberagaman budaya masyarakat Maluku dapat dipersatukan.
"Menggunakan falsafah Siwalima yang menyatukan semua perbedaan kelompok, menjadi kekuatan perekat yang abadi. Sejarah sudah menyaksikan bagaimana kearifan lokal Maluku dapat dengan cepat memulihkan keadaan setelah terjadinya konflik sosial pada waktu yang lalu," tutur Jokowi, Jumat (24/2) lalu. (rna/fjp)












































Foto: Presiden Jokowi berjubah adat Maluku (Dok Sekretariat Kepresidenan)