Sebelum masuk ke kantor kelurahan, Emil mengenakan pakaian antipeluru dan helm. Menurut Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, pelaku masuk ke kelurahan tersebut dengan membawa ransel dan sempoyongan. Saat kejadian, ada sekitar 5-6 petugas kelurahan yang sudah masuk.
"Sesuai jadwal, pelayanan jam 8 kan sudah buka. Petugas kelurahan juga mungkin sudah paham, ada ancaman jiwa (mereka menyelamatkan diri)," ujar Emil kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, berdasarkan informasi dari kepolisian, saat ini situasi sudah terkendali. Bom panci itu berdaya ledak rendah. "Untuk motifnya, masih dalam penyelidikan kepolisian," katanya.
Terkait dengan pengamanan selanjutnya, kata Emil, pihaknya akan berkoordinasi lebih dulu dengan pihak kepolisian. "Ada peningkatan (pengamanan) atau tidak, nanti kita koordinasi dulu. Ini kan bisa aja (kejadian ini) extraordinary, jadi tak perlu ada (peningkatan)," ujar Emil.
Namun ia mengimbau warga tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. "Deteksi ini perlu. Ini kan belum tentu warga Bandung bisa dari lintas wilayah. Jadi 100 persen saya menyerahkan penanganannya ke kepolisian," tandasnya. (avn/try)










































