Pantauan detikcom, pelaku sudah dengan mobil Dokpol Polda Jawa Barat sekitar pukul 12.00 WIB, Senin (27/2/2017). Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan sebelumnya menyebut pelaku terluka tembak.
"Kondisi terduga teroris sudah kita lumpuhkan dalam keadaan terluka. Kita tunggu tim medis bagaimana kondisi sesungguhnya. (Pelaku) tertelungkup tapi masih bernafas," kata Irjen Anton kepada wartawan dekat lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengepungan kantor Kelurahan Arjuna dilakukan sekitar pukul 09.59 WIB. Pelaku bersembunyi setelah meledakkan bom panci di lapangan dekat Taman Pendawa. Bom panci yang diledakkan disebut Anton berdaya ledak rendah.
Di lantai 2 kantor Kelurahan Arjuna, pelaku yang berjumlah satu orang ini sempat melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api. Pelaku juga membakar barang-barang di salah satu ruangan sehingga menimbulkan api dan asap pekat hitam.
Tim Polda Jabar berupaya melakukan negoisasi agar pelaku menyerahkan diri. Namun diduga pelaku tetap melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan polisi dengan tembakan.
"Ditemukan senjata api laras pendek. Untuk jenisnya nanti harus penyelidikan," ujar Anton. (fdn/try)











































