Djarot: Siswa yang Ketahuan Tawuran KJP Pasti Dicabut

Djarot: Siswa yang Ketahuan Tawuran KJP Pasti Dicabut

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 27 Feb 2017 10:48 WIB
Djarot: Siswa yang Ketahuan Tawuran KJP Pasti Dicabut
Foto: Nathania Riris Michico/detikcom
Jakarta - Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyoroti tawuran antarpelajar yang terus terjadi di Jakarta. Dia menegaskan akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik siswa yang terlibat tawuran.

"Kalau memang itu (tawuran), pasti dicabut. KJP itu bukan untuk tawuran. Begitu dia ketahuan (tawuran), kalau dia terima KJP, pasti dicabut," ungkap Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017).

Sebelumnya diberitakan, polisi menyelidiki tawuran antarpelajar di jalan layang (flyover) Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, yang videonya menjadi viral di media sosial. Dalam peristiwa yang terjadi pada 14 Februari itu, satu pelajar tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat di situ ada tawuran pelajar antara SMK Adiluhur dan SMK Bina Kandung. Terlihat ada pembacokan yang dilakukan anak SMA itu. Korban 1, yang tergeletak di jalan, kita bawa ke Rumah Sakit Kramat Jati dan meninggal di perjalanan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/2).

Korban diketahui bernama Ahmad Andika Baskara (17), siswa SMK Bina Kandung, Lenteng Agung, Jaksel. Korban tercatat sebagai warga Lenteng Agung, Jaksel. "Kemudian Polres Jaktim melakukan penyelidikan dan olah TKP di lokasi," ungkapnya.

Saat ini Polres Jaktim masih mengejar pelaku. "Jadi saat ini posisinya mengejar pelaku yang melakukan pembacokan di dalam video," imbuhnya. Pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang dan saat ini masih terus diselidiki oleh Polres Jaktim. (gbr/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads