PPP: Jika Partai Non-Blok di Putaran 2, Konstituen Jangan Golput

Dinamika Pilgub DKI

PPP: Jika Partai Non-Blok di Putaran 2, Konstituen Jangan Golput

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 27 Feb 2017 09:56 WIB
PPP: Jika Partai Non-Blok di Putaran 2, Konstituen Jangan Golput
Sekjen PPP Arsul Sani (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini belum memutuskan arah koalisi di putaran kedua Pilkada DKI 2017. Jika putusan akhir partai bersikap nonblok, PPP meminta konstituennya tetap menggunakan hak pilih saat pencoblosan.

"Kalaupun nanti putusan musyawarahnya partai bersikap 'nonblok', PPP meminta agar jajaran dan konstituennya tetap menggunakan hak pilihnya sesuai dengan prinsip-prinsip politik akhlakul karimah, tidak terus golput," ujar Sekjen PPP Arsul Sani melalui pesan singkat, Senin (27/2/2017).

PPP masih menuntaskan konsolidasi di tingkat internal terlebih dahulu soal sikap koalisi. Setelah masa reses di DPR, PPP akan bermusyawarah dengan tingkat DPW DKI sebelum memutuskan arah koalisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan menyelesaikan konsolidasi dan konsultasi internal dulu ke dalam sampai akhir minggu depan. Setelah para anggota DPR F-PPP yang jadi pengurus harian DPP kembali dari reses di dapil masing-masing, baru kami rapat musyawarahkan bersama DPW PPP DKI dan putuskan," imbuh anggota Komisi III DPR ini.

PPP menegaskan tidak akan tergesa-gesa dalam mengambil sikap koalisi. PPP sendiri merupakan partai pengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, yang dipastikan tersisih di putaran pertama.

"Kami tidak akan terburu-buru putuskan soal putaran kedua Pilkada DKI dengan terburu-buru karena memang tidak ada aturan Pilkada yang mengharuskan parpol untuk tentukan sikap di putaran kedua dalam rentang waktu tertentu," pungkas Arsul. (dkp/imk)


Berita Terkait