Pemilihan Ketua RT-RW ini diikuti sebanyak 7.019 calon Ketua RT dan 2.085 calon Ketua RW, di 998 TPS dan akan dipilih oleh 258.162 Kepala Keluarga yang terdaftar di kantor Catatan Sipil Makassar. Meski pemilihan ini tidak melibatkan KPUD setempat, namun tata caranya sama persis dengan pemungutan suara Pemilu, Pilpres dan Pilkada. Waktu pemungutan suara dari pukul 08.00-14.00 Wita. Penghitungan suara disaksiksan pejabat Lurah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman |
Sementara menurut Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang ditemui di Warkop Mappanyukki, dia memuji pemilihan Ketua RT-RW serentak ini sebagai proses pendewasaan warga dalam berpolitik.
Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman |
Dalam pemilihan Ketua RT-RW ini diwarnai keunikan-keunikan, seperti panitia pemungutan suara di jalan Toddopuli, Kelurahan Borong yang menggunakan seragam sekolah dari pakaian SD hingga SMA. Para calon pun menggunakan seragam tempat kerjanya, seperti seragam Satpam, jas dokter dan pakaian lainnya. Selain itu, di lokasi pemungutan suara jalan Toddopuli digelar acara makan bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis. Sementara TPS di jalan Amirullah, Makassar dihibur dengan grup musik Tanjidor. (mna/fjp)












































Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman
Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman
Foto: Pemilihan RT-RW Serentak di Makassar/Muhammad Nur Abdurahman