Cium Bau Menyengat dari Kilang, Warga Cilacap Protes ke Pertamina

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 25 Feb 2017 10:01 WIB
Foto: dok. Humas Polres Cilacap
Cilacap - Warga mendatangi Pertamina RU IV Cilacap di Jalan Dayung, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka memprotes bau menyengat yang berasal dari area kilang.

Sedikitnya 300 orang dari Kampung Kebonjati, Kelurahan Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berkumpul di pintu 8 Pertamina RU IV Cilacap pada Jumat, 24 Februari 2017, pukul 19.30 WIB hingga 21.45 WIB. "Warga berkumpul untuk menanyakan kepada pihak Pertamina tentang asal bau yang menyengat di sekitar kilang Pertamina," kata Kapolsek Cilacap Selatan AKP Totok Nuryanto, Sabtu (26/2/2017).

Menurut dia, pihak kepolisian diturunkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dengan banyaknya warga yang berkumpul di sekitar area kilang. "Kami kawal untuk mengantisipasi hak yang tidak diinginkan," ujarnya.

Ketua RW 07 Kelurahan Cilacap Nur Alam mengatakan warga meminta Pertamina memberikan pengobatan gratis dan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar yang berada di ring 1 lokasi Pertamina Area 70. "Warga juga meminta agar Pertamina memberikan kompensasi dalam bentuk sembako minimal satu tahun sekali untuk warga Kebonjati, yang lokasinya tepat di sebelah Pertamina," kata Nur.

Dalam kesempatan terpisah, Head of Communication and Relations Pertamina RU IV Cilacap Ristanto Heru Widodo mengatakan bau yang menyengat di sekitar kilang Pertamina Area 70 berasal dari tangki 71 T16 karena adanya proses pembersihan tangki oleh pihak Pertamina. Tangki yang semula berisi solar akan diganti dengan tangki yang berisi Premium.

Pembersihan tangki oleh Pertamina dilaksanakan sejak tiga hari yang lalu dan setiap hari pembersihan selesai dilakukan pada pukul 18.00 WIB. "Pertamina berjanji akan segera mengatasi bau menyengat agar tidak mengganggu warga sekitar. Namun, mengenai tuntutan yang lainnya, Ristanto mengatakan akan disampaikan kepada pimpinan Pertamina untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Warga langsung membubarkan diri setelah mendapat penjelasan dari perwakilan pihak Pertamina. (aan/tor)