Laporan dari Den Haag

Belanda Pamerkan Versi Digital Arsip VOC untuk Pertama Kalinya

Eddi Santosa - detikNews
Sabtu, 25 Feb 2017 06:14 WIB
Foto: Arsip Nasional Belanda
Den Haag - Untuk pertama kali Het Nationaal Archief (Arsip Nasional Belanda) membuka arsip-arsip Verenigde Oost-Indische Compagnie/VOC (Perusahaan Dagang Hindia Timur) untuk dipamerkan ke publik.

"Mulai 24 Februari 2017 Arsip Nasional menggelar pameran menarik tentang jagat VOC. Pengunjung diajak menjelajah dunia melalui peta-peta unik, jurnal-jurnal pelayaran, surat-surat dan gambar-gambar selama 200 tahun sejarah VOC," demikian pengumuman Arsip Nasional melalui situs webnya saat dikunjungi detikcom Den Haag, Jumat (24/2/2017).

Pameran ini berkaitan dengan digitalisasi arsip VOC yang tersebar di berbagai belahan dunia. Sebagian arsip di Jakarta (Indonesia), Cape Town (Afrika Selatan), Colombo (Sri Langka) dan Chennai (India) bisa dilihat dalam pameran ini.

Arsip Nasional Belanda di Den Haag menyimpan sebagian besar arsip VOC tersebut sepanjang 1,2 km, yang mengandung kekayaan informasi dan selama bertahun-tahun merupakan suatu sumber unik bagi para peneliti.

VOC tercatat sebagai perusahaan holding multinasional pertama kali dalam sejarah. Selain membangkitkan kebanggaan nasional di Belanda, VOC juga mengundang emosi negatif berkaitan dengan perbudakan dan penindasan, juga kisah-kisah perampokan, kekerasan dan kekejaman.

Di Belanda semua aspek tersebut mulai dibuka dan dilihat secara utuh dengan kedewasaan, sisi kelam dan sisi gemilangnya. Untuk sekolah-sekolah telah disusun program tersendiri dalam rangka pendidikan.

Bagi Indonesia, yang pernah bersinggungan dengan VOC, arsip yang totalnya mencapai 25 juta halaman itu merupakan sumber sejarah sangat berharga, utamanya antara periode abad ke-17 dan ke-18. Dan arsip ini oleh UNESCO dimasukkan sebagai Memory of the World Register. (es/bag)