"Misalnya, harga bahan baku, harga sembako, Jakarta Smart City sekarang masih baru memberikan data-data terhadap info harga-harga pangan per hari ini," ujar Sandi setelah menjadi pembicara dalam acara Local Startup Fest di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017).
Menurut Sandi, program yang benar-benar 'smart' adalah yang bisa memprediksi harga sembako tiga sampai enam bulan ke depan. Enam bulan sebelumnya sudah harus ditriangulasi dengan prakiraan cuaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Sandi menyebut program Smart City harus bisa memprediksi pelayanan dari transportasi umum. Tujuannya membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Jadi, dengan begitu, kita bukan hanya bilang, 'Oh di sini macet, di sini nggak macet, di sini banjir', tapi ada prediktif. Ada kemampuan untuk mengantisipasi dan itu akan sangat membantu para UMKM," terang Sandi.
(irm/erd)










































