"Ini pertemuan pertama setelah kita melalui Pilkada di mana kami diundang sebagai keluarga, mereka bertiga Pak Prabowo, Bu Titiek, dan Mas Didit. Membicarakan isu-isu yang berkembang selama Pilkada tapi juga yang menariknya itu kita juga bicara hal-hal yang sangat ringan sebetulnya," ujar Sandiaga usai makan malam bersama Prabowo dan Titiek Soeharto di Jalan Adityawarman No. 55, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017).
Menurut Sandiaga, Prabowo menilai harapan koalisi dengan parpol pengusung Agus-Sylvi karena keduanya menginginkan perubahan kepemimpinan di Jakarta. Prabowo juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang telah diraih Anies-Sandiaga hingga ke putaran kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Prabowo juga menginginkan bahwa pesan-pesan yang ditangkap oleh warga itu bisa dituangkan dalam program-program yang bisa menjawab kekhawatiran warga," imbuhnya.
Sandiaga juga mengatakan Prabowo yang turun tangan sendiri itu lantaran ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. "Pak Prabowo kan beliau turun sendiri tu, dia menangkap masyarakat itu walau pun banyak yang simpati sama kita, juga melihat ada beberapa program petahana yang rencananya kita akan teruskan tapi tidak terkomunikasi dengan baik. Ada beberapa programnya Agus-Sylvi yang mungkin bisa diadopsi ke kita," sambungnya. (nvl/dhn)











































