Brigjen Suhartono Jabat Danpaspampres Baru, Mayjen Bambang Dankormar

Brigjen Suhartono Jabat Danpaspampres Baru, Mayjen Bambang Dankormar

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 23 Feb 2017 19:54 WIB
Brigjen Suhartono Jabat Danpaspampres Baru, Mayjen Bambang Dankormar
Ilustrasi (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Jajaran pejabat di tubuh TNI mengalami pergantian. Salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Informasi yang didapat pada Kamis (23/2/2017), posisi Danpaspampres, yang sebelumnya diisi Mayjen TNI Bambang Suswantono, kini diisi Brigjen Suhartono, yang sebelumnya menjabat Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX/Mer Komando Armada Indonesia Kawasan Timur(Danlantamal XI/Mer Koarmatim). Bambang kemudian mengisi jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar).

Posisi lainnya adalah Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) Letjen TNI Agus Sutomo yang bergeser menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan). Posisi yang ditinggalkan Agus diisi oleh Mayjen TNI Trusono, yang sebelumnya menjadi Dankormar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian posisi Suhartono sebagai Danlantamal XI/Mer Koarmatim diisi Kolonel Bambang Sutrisno, yang sebelumnya menjabat sebagai Sahli F Binkuatmar Pangarmabar.

Lalu Pangkohanudnas Marsda TNI Abdul Muis kini menjabat Dirjen Renhan Kemhan. Kemudian Pangkoopsau I Marsda TNI Yuyu Sutrisna menjabat sebagai Pangkohanudnas. Lalu terakhir, Waasops Kasau Marsma TNI Imran Baidirus menjadi Pangkoopsau I.

Selain itu, ada posisi lain, yaitu Aspam Kasad Mayjen TNI Rudi Yulius Huliselan, yang digantikan oleh Brigjen TNI Ilyas Alamsyah. Lalu Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana digantikan oleh Mayjen TNI Jaswandi, dan terakhir Danpusterad Mayjen TNI Purwadi Muksod digantikan oleh Mayjen TNI Hadi Prasojo.

Tentang pergantian itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto membenarkannya. "Benar, cukup banyak yang mutasi. Nanti dikirim rilisnya," ucap Wuryanto ketika dikonfirmasi.

Secara terpisah, Danpaspampres Mayjen Bambang Suswantono juga mengaku menerima informasi itu. "Katanya begitu," ucapnya. (dhn/fjp)


Berita Terkait