Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen soal Korupsi

Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen soal Korupsi

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 23 Feb 2017 19:09 WIB
Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen soal Korupsi
Ilustrasi (Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta - KPK membuat tagar (tanda pagar) #tanyajubir di akun Twitter resminya @KPK_RI. Tagar itu dimaksudkan agar masyarakat bisa menyampaikan pertanyaannya kepada KPK.

Sejumlah pertanyaan tentang korupsi dan KPK pun disampaikan netizen. Salah satunya dari pemilik akun @AdiBotak yang menanyakan tentang hukuman koruptor yang dianggap masih rendah.

Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen Soal KorupsiFoto: Screenshot Twitter KPK


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mau tanya @KPK_RI kenapa para koruptor itu gak di hukum seberat2nya, klo di perhatiin terlalu ringan, hanya 4-5 thn aja #tanyajubir," cuit @AdiBotak seperti dilihat, Kamis (23/2/2017).

Pertanyaan itu pun dijawab KPK, hukuman untuk koruptor mengacu pada undang-undang yang berlaku. "Hukuman unt koruptor mengacu pada UU yg berlaku," jawab @KPK_RI.

Kemudian ada pula yang menanyakan tentang perwakilan KPK di daerah, seperti provinsi dan kabupaten. Pertanyaan itu diajukan oleh pemilik akun @agusronald.

Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen Soal KorupsiFoto: Screenshot Twitter KPK


"@KPK_RI kapan perwakilan KPK RI di provinsi/Kabupaten dibuka? #tanyajubir," tulis @agusronald.

Namun di antara pertanyaan-pertanyaan serius, ada pula netizen yang iseng bertanya tentang perasaan. Seperti yang disampaikan oleh pemilik akun @bangregar20.

Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen Soal KorupsiFoto: Screenshot Twitter KPK


"#tanyajubir @KPK_RI apakah rasa yang terpendam juga termasuk dalam korupsi pak?" tanya @bangregar20.

Meski mendapat pertanyaan nyeleneh, KPK pun tetap menanggapinya dengan jawaban. "Sejauh ini belum termasuk, mas Ali :)"

Lagi-lagi pertanyaan serupa disampaikan netizen lain pemilik akun @chlwny_ilhm. Pertanyaannya yaitu "@KPK_RI apakah memendam rasa pada gebetan orang termasuk korupsi ? #tanyajubir,"

Saat Jubir KPK Jawab Aneka Pertanyaan Netizen Soal KorupsiFoto: Screenshot Twitter KPK


KPK pun menjawab. "Yang dilarang adalah memendam/menyimpan uang/barang/materi yang bukan haknya :),"

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah sendiri menyebut #tanyajubir sebagai upaya KPK memanfaatkan media sosial untuk berdialog dengan masyarakat. "Ya, memang kita sedang mengembangkan penggunaan media sosial yang lebih dialogis," ujar Febri. (dhn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads