"BNPB sudah melakukan kerja sama dengan BPKP untuk pendampingan pengunaan anggaran penanggulangan bencana sehingga tidak ada ragu-ragu," ujar Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi saat membacakan pidato Kepala BNPB Willem Rampangilei.
Hal ini disampaikan Dody dalam pembukaan Rakernas BNPB-BPBD 2017 di Sahid Jaya Hotel, Jalan Babarsari, Sleman, Rabu (22/2/2017). Mengangkat tema 'Mewujudkan BPBD yang Tangguh, Teruji dan Profesional dalam Bingkai Kebersamaan, rakernas diikuti 2.500 perwakilan BPBD dari seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini menyebabkan pelaku penanggulangan bencana atau BPBD bersikap birokratis, sehingga terkesan lamban dan hati-hati," kata Dody.
Hal ini dirasa akan mengganggu pelayanan publik di bidang penanggulangan bencana.
"Bahkan tak jarang, hanya karena takut adanya sanksi pidana akibat penggunaan anggaran penanggulangan bencana, malah anggaran tidak digunakan untuk penanggulangan bencana," tuturnya. (sip/fdn)










































