"Kita harus mengakhiri penderitaan nelayan," ujar Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2017).
Zulkifli menyebut sumber daya alam yang ada untuk masyarakat, bukan untuk satu atau dua kelompok. Karena itu, dia heran ketika ada masyarakat menderita, di sisi lain ada orang yang sangat kaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Sekjen APMI Ahlan Fachri mengatakan organisasi yang dipimpinnya merupakan organisasi yang bergerak di bidang maritim. Organisasi itu terbentuk dari aktivis BEM Indonesia dan BEM Nusantara. Selepas aktif di organisasi kemahasiswaan, mereka membentuk APMI.
Saat ini, dikatakannya, organisasi itu mempunyai jaringan di 17 provinsi dengan anggota mencapai 1 juta orang.
Ahlan mengaku senang terhadap pemerintah saat ini. Sebab, bidang maritim mendapat perhatian khusus.
"Dulu dunia maritim dinomorduakan," kata Ahlan.
Meski demikian, Ahlan mengatakan nasib nelayan di Indonesia masih memprihatinkan. Ia menceritakan banyak nelayan hilang karena faktor alam dan teknologi yang dimiliki tidak canggih. (nwy/mpr)











































