Blue Safir merupakan narkoba dalam cairan atau kerap disebut 4-Klorometkatinona (4-CMC). Selain Blue Safir, BNN memusnahkan 11.136,2 gram sabu dan 168,5 gram kokain.
BNN mengungkap 4 kasus narkoba. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom |
"Itu beratnya kalau ditimbang 42 kilo, sebanyak 49 liter," kata Kepala BNN, Budi Waseso, di Lapangan Parkir BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (22/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Identitas dan wajah tersangka juga dipamerkan ke publik. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom |
"Penerima paketnya narapidana lapas kelas II, VAP, 30 tahun dari Denpasar, Kerobokan, Bali," ungkap Budi.
Buwas membuka identitas tersangka agar wajah para pelaku dikenal di masyarakat. "Sengaja saya selalu terbuka wajah-wajah para pelaku. Jadi mereka jangan ditutupi, mereka setelah menerima hukuman di Lapas, dia akan kembali lagi makanya saya terbuka sehingga mau Indonesia mengenal wajah wajah mereka karena ini sudah ada yang berkali kali, ini fakta-faktanya dengan alat bukti yang kami sita, mereka-mereka ini ada hubungan langsung," ujar Budi.
Kasus kedua terjadi pada 12 Januari 2017, pukul 11.00 WIB, di depan Masjid R, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara. Pada kasus ini terdapat tiga orang tersangka, yaitu JAM (38), YAN (41), dan AL alias AS (30).
"Kami bisa menangkap 8 kg sabu dari mereka," ujar Budi.
"Dan yang ketiga tanggal 17 Januari 2017, sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Daan Mogot Wijaya Kusuma, Grogol, Jakarta Barat. Ada S (32) dan BT (31), kemudian kami menyita 1 kilo sabu dari mereka," sambung Budi.
Kasus keempat BNN mengungkap pada 17 Januari 2017, sekitar pukul 18.30 WIB. di Ruko Tol Boulvard Tangerang Selatan. Modus pengirimannya adalah paket kiriman.
"Kami bekerja sama dengan Bea Cukai mengungkap narkotika jenis baru, 50 liter, kalau dia dipadatkan 42 sampai 45 kg. Nah ini jenis baru yang kita sita saat itu, kami menyelamatkan lebih dari 55.000 generasi bangsa ini, ini kami selamatkan sitaan narkoba," tuturnya.
Barang bukti tersebut kemudian dimusnahkan dengan menggunakan mesin Inkubator. "Ada kepastian keyakinan bahwa barbuk yang kami musnahkan adalah barbuk yang kami sita saat itu. Maka nanti saya minta untuk memilih barang bukti yang ada. Kami lakukan cek laboratorium, masih banyak barang barang yang kita sita, tapi belum ada penetapan untuk kita musnahkan," ujar dia.
Buwas memusnahkan barang bukti narkoba. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom |
(aan/aan)












































BNN mengungkap 4 kasus narkoba. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom
Identitas dan wajah tersangka juga dipamerkan ke publik. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom
Buwas memusnahkan barang bukti narkoba. Foto: Cici Marliana Rahayu/detikcom