Bingung Anak Belum Dapat KJP, Ibu-ibu Ini Ingin Curhat ke Ahok

Bingung Anak Belum Dapat KJP, Ibu-ibu Ini Ingin Curhat ke Ahok

Bisma Alief Laksana - detikNews
Rabu, 22 Feb 2017 09:15 WIB
Bingung Anak Belum Dapat KJP, Ibu-ibu Ini Ingin Curhat ke Ahok
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Tiga orang ibu dari Manggarai, Jakarta Selatan, mendatangi gedung Balai Kota. Mereka ingin mengadu kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena anak-anaknya belum mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Ketua RT 05 RW 07, Suryani, mendampingi tiga warganya itu menemui Ahok di gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2017).

Suryani menceritakan ada tiga warganya yang belum mendapat KJP. Padahal, menurut dia, warganya tersebut layak mendapatkan kartu itu. Para orang tua murid tersebut juga sudah beberapa kali diminta oleh pihak sekolah mengisi formulir KJP. Namun hingga kini kartu tersebut belum mereka dapatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alasannya (tidak dapat KJP) saya nggak tahu. Mereka cuma disuruh isi formulir (oleh sekolah) karena kan dari sekolah secara reguler ada untuk pengajuan KJP. Sudah beberapa kali mengajukan, tapi nggak dapat-dapat. Padahal tetangga yang lain sudah dapat," ungkap Suryani.

Salah seorang ibu, Parni (41), mengaku sudah dua kali diminta mengisi formulir KJP di sekolah anaknya. Ibu tiga anak ini bingung pihak sekolah tidak kunjung memberikan KJP.

"Sudah dua kali saya disuruh isi formulir KJP, tapi nggak turun-turun (selesai). Anak pertama saya kelas 9 di SMP 33 Manggarai, kedua kelas 6 di SD 05 Pagi Manggarai. Belum ada yang dapat tuh," kata Parni.

"Makanya saya mau ngadu sama Pak Ahok biar bisa bantu KJP-nya cepat selesai," harap Parni.
Para ibu ini bingung anak-anaknya tidak kunjung dapat KJP.Para ibu ini bingung anak-anaknya tidak kunjung mendapat KJP. (Bisma Alief/detikcom)


Namun aduan para ibu ini tidak diterima langsung oleh Ahok. Aduan mereka diterima oleh Laurencius Agus, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Iya nanti saya bantu, pegang nomor saya. Nanti saya hubungi. Nanti kontak saya beri nomor dan nomor induk KK-nya," janji Agus.

Para ibu ini kemudian diminta mengisi data diri dan menuliskan keluh kesahnya. Beberapa warga lain juga mendatangi Balai Kota dan menyampaikan aduannya. (aan/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads