Ketua RT 05 RW 07, Suryani, mendampingi tiga warganya itu menemui Ahok di gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2017).
Suryani menceritakan ada tiga warganya yang belum mendapat KJP. Padahal, menurut dia, warganya tersebut layak mendapatkan kartu itu. Para orang tua murid tersebut juga sudah beberapa kali diminta oleh pihak sekolah mengisi formulir KJP. Namun hingga kini kartu tersebut belum mereka dapatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang ibu, Parni (41), mengaku sudah dua kali diminta mengisi formulir KJP di sekolah anaknya. Ibu tiga anak ini bingung pihak sekolah tidak kunjung memberikan KJP.
"Sudah dua kali saya disuruh isi formulir KJP, tapi nggak turun-turun (selesai). Anak pertama saya kelas 9 di SMP 33 Manggarai, kedua kelas 6 di SD 05 Pagi Manggarai. Belum ada yang dapat tuh," kata Parni.
"Makanya saya mau ngadu sama Pak Ahok biar bisa bantu KJP-nya cepat selesai," harap Parni.
Para ibu ini bingung anak-anaknya tidak kunjung mendapat KJP. (Bisma Alief/detikcom) |
Namun aduan para ibu ini tidak diterima langsung oleh Ahok. Aduan mereka diterima oleh Laurencius Agus, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
"Iya nanti saya bantu, pegang nomor saya. Nanti saya hubungi. Nanti kontak saya beri nomor dan nomor induk KK-nya," janji Agus.
Para ibu ini kemudian diminta mengisi data diri dan menuliskan keluh kesahnya. Beberapa warga lain juga mendatangi Balai Kota dan menyampaikan aduannya. (aan/tor)












































Para ibu ini bingung anak-anaknya tidak kunjung mendapat KJP. (Bisma Alief/detikcom)