"Sebenarnya itu lebih ditanyakan ke Pak Gatot (Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, red) karena militer to militer. Kedatangan KSAD mereka ke sini dan sudah menjelaskan segala sesuatunya, mereka kan perlu review soal pelaksanaan pelatihan yang juga melibatkan kita," kata Wamenlu AM Fachir di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).
Pihak Australia juga tengah meninjau kasus yang terjadi pada awal 2017. Tetapi hal ini tak akan dibahas secara khusus dalam kunjungan Jokowi.
"Ini jadi pekerjaan kedua belah pihak bagaimana meningkatkan kerja sama militer. Tapi, lagi-lagi, ini domain militer saja. Kalau Kemlu, ya, kami akan memberikan pertimbangan-pertimbangan bilateralnya," ungkap Fachir.
Jokowi akan bertolak ke Australia pada Sabtu (25/2) mendatang. Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, terutama ekonomi. (bag/elz)











































