Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku sudah berkomunikasi dengan elite Partai Demokrat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan dukungan kuat dari parpol saat cagub-cawagub memenangi Pilkada DKI.
"Saya pribadi sudah menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat karena, bagaimanapun, kita sudah mempersiapkan sebuah pemerintahan yang memiliki dukungan yang kuat tidak hanya dari rakyat, tapi juga dari parlemen," ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto menuturkan komunikasi politik termasuk dengan Partai Demokrat dilakukan untuk putaran kedua Pilkada DKI. Tapi PDIP, ditegaskan Hasto, tetap menghormati kedaulatan politik tiap partai terkait dukungannya nanti.
"Sekali lagi, kerja sama antarpartai itu harus diambil melalui langkah strategis partai-partai tersebut sehingga kami menghormati kedaulatan politik setiap partai," tuturnya.
Strategi untuk memenangkan Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI pun sudah dipersiapkan oleh seluruh parpol pendukung. Masing-masing parpol mendapat porsi untuk melobi partai lain.
"Misalnya Golkar, Pak Idrus Marham sudah membangun komunikasi intens dengan Partai Amanat Nasional dan PPP. PDI Perjuangan melakukan komunikasi dengan PKB. Partai NasDem dan Hanura terus-menerus melakukan upaya penguatan," ujar Hasto. (gla/fdn)










































