"Ketuanya Pak Harjono, terus Todung Mulya Lubis, Bu Ningrum dari USU, ada Pak Maruarar Siahaan dari mantan hakim MK, satu lagi Sukma Violetta (Wakil Ketua KY)," kata Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).
Menurut Pratikno, nama-nama tersebut adalah orang-orang yang sudah berpengalaman terkait Mahkamah Konstitusi. Mereka pun kombinasi dari tokoh senior dan junior.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pansel MK ini diharapkan secepatnya menemukan pengganti Patrialis Akbar, yang tersandung kasus suap. Patrialis jadi tersangka oleh KPK terkait uji materi UU Peternakan.
Patrialis dicopot dengan tidak hormat dari jabatan hakim konstitusi. Kini komposisi hakim konstitusi mengalami kekosongan satu kursi, padahal sebentar lagi MK akan menghadapi gugatan pilkada.
"Ya, secepatnyalah karena ini kaitannya dengan penanganan konflik pilkada," kata Pratikno.
(bag/rvk)











































