Kisah Kakek Satiman yang Akhirnya Berhasil Dievakuasi Warga

Kisah Kakek Satiman yang Akhirnya Berhasil Dievakuasi Warga

Lukita Wardani - detikNews
Selasa, 21 Feb 2017 16:38 WIB
Kisah Kakek Satiman yang Akhirnya Berhasil Dievakuasi Warga
Foto: Kakek Satiman (Luki-detikcom)
Jakarta - Meninggalkan rumah yang menjadi tempat ternyaman memanglah berat. Itu juga yang dirasakan Kakek Satiman (87) warga RW 04, Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Sejak banjir melanda sekitar rumahnya dua hari lalu hingga tadi pagi, ia tetap bertahan berada di lantai dua rumahnya. Menahan dinginnya air yang berada disekitarnya. Hingga tiba seorang saudaranya, Api (51) memaksa Satiman untuk ikut mengungsi.

"Kan udah tua, kedinginan, tadi saya kira sudah ada di pengungsian ternyata masih di rumah sendirian," ceritanya dengan mata nanar, Selasa (21/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Api mengatakan alasan Satiman tidak mau dievakuasi karena malu dengan beberapa penyakitnya yang membuat Satiman tidak bisa menahan buang air besar. Hal ini juga bukan sekali dialami oleh Satiman, setiap tahunnya ia lebih memilih di rumahnya sendiri dari pada di pengungsian.

"Mungkin malu mbah kan udah tua, penyakit orang tua kadang-kadang kan gak bisa tahan buang air besar," ucapnya.

Setelah dievakuasi, Satiman langsung diberikan teh hangat untuk menghangatkan badan. Dengan gemetar dirinya mengambil segelas teh yang diberikan untuknya.

Masih belum bisa banyak berkata, raut mukanya menggambarkan kecemasan yang belum usai.

Sesaat kemudian ia hanya mampu mengatakan, "Saya hampir jatuh, hampir mati saya," ucapnya dengan menangis.

Api dengan sigapnya langsung mengelus bahu Satiman sambil menenangkan. "Sekarang sudah di sini yang penting, lain kali kalau diminta evakuasi langsung mau ya," tutupnya lembut.

(rvk/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini