Peristiwa ini terjadi, Selasa (21/2/2017) sekitar pukul 05.00 WIB. Saksi mata, Suritno, yang juga sebagai pekerja di rumah milik Bayu Utami Sami Amalia itu menjelaskan bagaimana arus sungai ciliwung meruntuhkan bagian rumah.
"Kejadian jam 5 pagi, mau subuh, duduk di depan, habis gitu lihat pagarnya roboh, aku cuma kaget, ya loncat ke dalam pas aku diam di pojokan sana," ujar Suritno di Jalan Manggarai Selatan, Bukit Duri, Selasa (21/2/2017).
Longsor di Bukit Duri, Jakarta Selatan Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom |
Bagian pagar yang mengalami longsor cukup banyak sekitar 7 meter. Selain itu, ketinggian pagar ini mencapai 10 meter sedangkan lebar ke samping 30 meter.
Longsor di Bukit Duri, Jakarta Selatan Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom |
"Kurang lebih 10 meter, terus ke samping 7 meter dari yang longsor ke batas ini, yang ke samping 30 meter, ini pagar rumah pinggir Kali Ciliwung," kata Suritno.
Sampai saat ini, di lokasi kejadian terlihat serpihan material bangunan akibat longsor. Tak ada korban jiwa dalam longsor di Bukit Duri ini. (idh/fdn)












































Longsor di Bukit Duri, Jakarta Selatan Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom
Longsor di Bukit Duri, Jakarta Selatan Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom