Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (21/2/2017), banyak perahu karet, baik dari Polair, polisi, TNI, maupun petugas lain, lalu-lalang menyisir lokasi banjir. Masih ada juga beberapa warga yang menolak dievakuasi karena menganggap banjir yang menimpa kampungnya itu masih tergolong wajar.
Bahkan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan merayu seorang nenek agar mau dievakuasi. Namun ajakan tersebut tidak dituruti oleh si nenek, yang memilih bertahan di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini banjirnya sudah agak mendingan sempat surut, tadi pagi naik lagi airnya," ujar ibu yang tidak mau disebut namanya itu.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran yang ikut membantu proses evakuasi juga menyebut tidak ada penanganan khusus terkait dengan banjir di lokasi tersebut.
"Biasa saja penanganannya, sama seperti banjir biasanya," kata dia.
Menurut keterangan petugas di lapangan, ketinggian air mencapai 50 sentimeter-2 meter. Semakin dekat dengan Kali Sunter, muka air kian tinggi.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 285 warga Cipinang Melayu diungsikan karena ketinggian air mencapai 1 meter lebih. Ada dua RW yang terendam banjir, yaitu RW 3 dan RW 4. (ams/tor)











































