"Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah dilakukan oleh Menlu RI dengan Menlu Malaysia terkait dengan penahanan seorang WNI dan warga negara Vietnam yang diduga terlibat dalam pembunuhan WNA di Kuala Lumpur International Airport," kata Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (21/2/2017).
Pertemuan ini diinisiasi oleh Menlu Retno di sela pertemuan Ministerial Retreat Session di Boracay, Filipina. Menlu Vietnam Panh Binh Minh juga menyampaikan harapannya untuk bisa mendapat akses kekonsuleran terkait ditangkapnya salah satu warga negaranya, Doan Thi Huong (28), terkait kasus yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menlu Malaysia menekankan bahwa proses investigasi masih terus dilakukan, dan sampai saat ini berbagai informasi yang dibutuhkan belum sepenuhnya didapatkan oleh pihak kepolisian dari kedua warga ASEAN yang ditahan. Sesuai dengan aturan hukum Malaysia, selama proses investigasi masih dilakukan, kedua tahanan tidak dapat ditemui oleh orang lain di luar para investigator," demikian bunyi siaran pers dari Kemlu.
Seperti diketahui sejauh ini, penyelidikan atas kematian Jong-Nam masih berlanjut. Sudah ada empat orang yang ditangkap, yakni Doan Thi Huong (28), Siti Aisyah (25), pria Korut bernama Ri Jong-Chol (47), dan pria Malaysia bernama Muhammad Farid Jalaluddin (26).
Sedangkan tujuh orang lainnya masih diburu kepolisian. Dari tujuh orang itu, empat orang di antaranya disebut kepolisian telah meninggalkan Malaysia pada hari yang sama seusai serangan terhadap Jong-Nam terjadi di KLIA. (ams/tor)











































