Tak jarang Presiden Jokowi terjebak macet bersama warga lainnya. "Ya biasa, tiap hari kan macet," ungkap Komandan Paspampres Mayjen Bambang Suswantono kepada detikcom, Selasa (21/2/2017).
Bisa saja seorang presiden membuka jalan dengan bantuan pengawalan polisi. Mengosongkan jalan pun bukan sesuatu yang sulit bagi polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya pasti dengan rangkaian (pengawalan)," imbuh Bambang.
Rupanya pengawalan itu tak membuat Jokowi ingin diistimewakan di jalan. Dia tetap menuju Istana Kepresidenan Jakarta seperti biasa, tanpa meminggirkan pengendara lain.
"Iya, karena Presiden tidak mau diistimewakan di jalan, atau tidak mau diprioritaskan sebagai kepala negara," imbuh Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Kepresidenan Bey Machmudin saat dimintai konfirmasi terpisah. (bag/idh)










































