Sejak pagi informasi mengenai titik banjir tersebut didapatkan dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulisnya. Melalui akun Twitternya @Sutopo_BNPB dia mengeluhkan sulitnya akses data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
"Sulit sekali akses data banjir ke BPBD DKI Jakarta saat ini. Posko BNPB meminta data tapi tidak dikirim. Ada masalah apa?" tulis Sutopo dalam akun resminya yang dikutip detikcom, Selasa (21/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BNPB Sutopo mengeluh sulit dapat akses data banjir dari BPBD DKI Foto: Screenshot akun Twitter Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_BNPB |
Sebelumnya diberitakan terdapat 54 titik banjir dan genangan, yaitu di Jakarta Selatan (11 titik), Jakarta Timur (29 titik), dan Jakarta Utara (14 titik). Banjir juga disebabkan oleh kapasitas drainase Ibu Kota tak sebanding dengan volume air yang mengalir di permukaan dan beberapa sungai berstatus siaga 1 dan 2, yang membuat air di permukaan meluap sehingga air hujan tak bisa mengalir ke sungai dan tertampung.
(ams/erd)












































Kepala BNPB Sutopo mengeluh sulit dapat akses data banjir dari BPBD DKI Foto: Screenshot akun Twitter Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_BNPB